Mengenal Jenis – Jenis Batik Indonesia

Jenis – Jenis Batik Indonesia

Batik Tulis

Batik tulis adalah teknik membatik yang pertama kali digunakan dan masih dilestarikan hingga sekarang. Dahulu kala sebelum ditemukannya alat cap dan printing, masyarakat traditional hanya mengenal alat bernama canting untuk melukiskan atau mengaplikasikan cairan lilin yang panas dalam garis garis yang sesuai pola pensil pada selembar kain mori / putih.

100 % batik tulis adalah produk handmade alias semua dikerjakan dengan tangan. Tentu saja hal ini membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan selembar kain batik tulis ini dan membuat harganya menjadi sangat mahal. Hal ini menjadikan kain batik tulis ini menjadi sangat eksklusif dan menjadi primadona gaya fashion orang – orang berkantong tebal.

Batik Cap

Zaman semakin modern, menjadikan pengrajin batik berfikir untuk menciptakan alat cap untuk mempercepat kerja membatik mereka. Sehingga dibuatlah alat cap yang bermotif batik yang digunakan dengan menstempelkan lilin panas pada selembar kain putih.

Artikel terkait : 10 Macam Motif Batik Populer Di Indonesia


Teknik pewarnaan dan proses lanjutan hampir sama dengan proses membatik tulis, hanya cara melukiskan lilinnya saja yang menggunakan alat cap. Cara ini awalnya diusahakan untuk memenuhi permintaan akan kain batik yang semakin banyak dan dalam tempo cepat.

Sehingga terpikirlah untuk membuat alat cap dari tembaga yang digunakan dengan cara menstempelkan liin ke kain untuk membuat pola pola motif batik yang indah. Hasil dari batik cap ini sangat rapi, efisien dan cepat sehingga produk batik cap bisa dijual lebih murah dibanding batik tulis.

Menurut pengamat budaya asli Indonesia, hanya 2 jenis batik inilah yang merupakan seni asli batik Indonesia. Sedangkan batik yang lain adalah pabrik batik industry. Untuk para penggemar batik yang mementingkan unsur seni dalam busana mereka, biasanya lebih tertarik mengkoleksi busana batik yang terbuat dari antara batik tulis atau batik cap.


Batik Cetak Sablon

Sesuai dengan namanya, kain batik jenis ini merupakan kain batik yang dibuat dengan teknik sablon manual yang menggunakan alat berupa screen sablon, rakel dan tinta sablon. Teknik ini memakai banyak screen yang tiap screennya sudah terpola variasi motif motif batik yang diinginkan.


Proses pembuatan kain batik ini sangat simple dan lebih cepat. Pensablonan merupakan teknik yang kering sehingga dalam waktu yang singkat, kain katun putih bisa menjadi kain bergambar batik yang berwarna warni dengan motif batik yang bagus, detil dan presisi dan dalam jumlah yang banyak.

Dalam skala indutri kecil, teknik sablon yang digunakan adalah teknik manual yang diaplikasikan dengan tangan manusia. Berbeda dengan skala industry besar, semua pengaplikasian sablon sudah menggunakan alat sablon semi otomatis sehingga lebih cepat pengerjaannya.


Anda bisa mendapatkan kain batik jenis sablon ini dengan mudah dipasaran karena banyak peminatnya. Harganya yang murah dikarenakan proses pembuatannya lebih cepat dan lebih simple.

Batik printing


Batik printing ini berbeda dengan pembuatan batik dengan teknik sablon. Untuk membuat motif batik pada kain putih, tidak diperlukan screen atau rakel, namun dibutuhkan mesin printer canggih yang dikendalikan oleh computer. Design batik yang dibuat di computer selanjutnya dikerjakan oleh mesin printer untuk membuat kain bermotif batik dengan cepat dan mudah seperti halnya mesin printer untuk banner ataupun poster. Hasil dari batik ini juga bagus dan pola batiknya detil.


Batik lukis


Nah yang terakhir ini merupakan kain batik yang sangat berbeda dari keempat jenis batik diatas. Sesuai dengan namanya yaitu kain batik ini dibuat dengan dilukis. Layaknya lukisan, para seniman batik merentangkan kain katun putih yang dibingkai yang selanjutnya mengkuaskan tinta ke permukaan kain putih tadi sesuai pola pensil yang telah dibuat layaknya melukis diatas kanvas.

Tinggalkan komentar