Tahukah anda makna di batik yang dipakai di Pernikahan Adat Jawa

makna di batik yang dipakai di Pernikahan Adat Jawa

Anda pasti sudah tahu bahwa batik adalah pakaian khas Indonesia yang sudah ada sejak zaman dahulu dan menjadi budaya nasional. Dengan motif traditional yang di produksi oleh pabrik batik dan memiliki ribuan motif dengan warna yang beragam, tentu batik ini sangat cocok digunakan untuk pelengkap busana di acara pernikahan pernikahan baik untuk pengantin yang menggunakan busana dengan adat jawa maupun dipakai oleh para keluarga pengantin dan para tamu undangan.

Tahukah anda kalau motif batik ini dibuat dengan tujuan tertentu dan perlambang tertentu yang sarat dengan penuh makna philosofis. Untuk itu, menurut masyarakat jawa yang faham dengan makna dibalik motif batik, pemakaian baju batik tidak boleh sembarangan, atau kalau pemakaian batik salah tempat, orang disekitar anda yang faham akan tersenyum senyum kepada anda.

Nah article ini akan membahas pemakaian batik untuk acara pengantin yang menggunakan adat jawa. Sebagai orang jawa kamu harus juga perlu tahu ya. Kalau tidak kita yang mempelajari budaya sendiri, nah jangan jangan budaya kita nanti diakui oleh bangsa lain lho. Berikut penjelasannya bagaimana beberapa batik dengan motif tertentu sering dipakai oleh kedua mempelai pengantin yang acaranya menggunakan adat jawa. Para tamu yang datang juga menyesuaikan ya!

Artikel terkait : Lengkapi Wisata anda di Pekalongan dengan memborong Batik

Batik bermotif Sido mulyo

Kain batik dengan yang bermotif sido mulyo mempunyai gambar berupa geometris yang membentuk bidak persegi. Masing-masing bidang diisi dengan berbagai motif, misalnya kupu-kupu motif garuda, dan pohon atau tumbuhan.

Sesuai makna nama batik sido mulyo yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah “ menjadi kemuliaan” Batik motif ini digunakan untuk mempelai pengantin pada saat acara pernikahan agar kedua mempelai dalam mengarungi bahtera kehidupan berkeluarga bisa hidup bahagia, sejahtera dan dilimpahkan banyak rejeki sehingga pernikahannya langgeng.

Batik motif Sido Luhur

Kain batik Motif batik sido luhur biasa dipakaikan sebagai busana bawahan pada pengantin wanita. Makna dari motif ini adalah sido luhur yang artinya dalam bahasa Indonesia mempunyai pengertian menjadi keluhuran, kebaikan budi pekerti, dan kebaikan akhlak. Harapannya agar mempelai wanita menjadi istri yang baik perilakunya dan taat kepada suami dan keluarganya.

Batik motif Sido Asih

Batik bermotif sido asih bisa dikenali karena memiliki pola semen. Pola ini biasanya terdiri dari gambar tumbuhan atau gunung, atau tempat berseminya tumbuhan tumbuhan. Batik motif sido asih ini dipakaikan kepada mempelai wanita pada malam pesta pernikahan. Makna pengantin memakai motif sido asih ini adalah agar kedua pasangan pengantin akan dilimpahi kasih sayang dan kebahagiaan selama pernikahan dan menjadi keluarga yang harmonis sampai kapanpun.

Batik bermotif Sido Mukti

Selanjutnya ada kain batik yang bermotif sido mukti yang juga sering digunakan sebagai busana pengantin di pernikahan adat jawa. Kain batik sido mukti ini bisa dipakai sebagai busana bawahan pada pengantin pria maupun pengantin wanita. Makna dari motif sido mukti adalah agar kedua mempelai pengantin mendapatkan  kemakmuran dalam kehidupan berumah tangga kelak, menjadi keluarga yang terhormat dan memperoleh rezeki yang cukup dan bisa membesarkan martabat keluarga.  

Nah, demikian 4 motif batik yang biasa digunakan dalam pernikahan adat jawa. Tertarik untuk mengenakan batik di hari pernikahan? Coba ya cintai budaya sendiri dengan memakai busana batik, yang penting adalah aurat tertutup dengan baik. Budaya kita bagus kok, seperti 4 motif batik diatas yang mempunyai makna philosofis yang mempunyai tujuan dan harapan yang baik.

Tinggalkan komentar